PUISI MAMPUKAH

MAMPUKAH
Oleh Haiku Aki 

Jangan datang lalu pergi
Seperti senja seperti pelangi 
Pantaskah air mata menuturkannya
Patutkah kegundahan merundunginya
Padahal indah menenangkan
Ia manis menghangatkan
Warnanya menggembirakan
Hadirnya senantiasa dinantikan
Tapi hilang saat dirindukan
Tak datang saat dikenang
Jangan pinta jika segan 
Jejakan tak mungkin hilang
Keajaiban yang sesaat
Kentara yang berakibat 
Menguakan perasaan
Menyuarakan rupawan
Enggan anggap persinggahan
Pergi jika kewalahan
Walau tak mungkin kekal
Harap sungkan tak berasal

Comments

Popular posts from this blog

berbagai musim di dunia

Berita Tokoh Peduli Lingkungan

PUISI MENGERTI