PUISI KEMBALIMU

Your change poem


PUISI KEMBALIMU
Sordiman Acong

Bibir bergumam
Guncangan dada bergetar
Aku tertunduk diam
Di kelam kamu pancarkan sinar

Di kalbu tanya berkecamuk
Sengketa perlu putusan
Kesalahan laris tertusuk
Kadang sedih terentaskan

Apakah ini kesadaran
Atau sekedar pelarian
Mungkin juga takdir Tuhan
Senyum kembali kamu hadirkan

Engkau...
Nyatakan ungkapan
Yang saban waktu kutunggu
Engkau menangis di pelukan
Tersedu ungkapkan rindu

pku/2017.


Comments

Popular posts from this blog

berbagai musim di dunia

Berita Tokoh Peduli Lingkungan

PUISI MENGERTI